DINAS BINA MARGA DIDUGA BEKERJA SAMA DENGAN KONTRAKTOR SILUMAN, KARENA PAPAN PROYEK TIDAK DI PASANG DILOKASI KERJA


Batam - DetikInvestigasi.com
Menindak lanjuti pmberitahuan sebelumnya, pengerjaan proyek Drainase daerah Tembesi Raya Kelurahan Kibing Batu Aji menjadi gunjingan di warga setempat, pekerjaan proyek sudah mencapai 50%, akan tetapi warga perumahan Tembesi Raya tidak mengetahui proyek tersebut dari Dinas mana dan berapa pagu proyek tersebut, dikarenakan pihak kontraktor tanpa memasang papan proyek dan tanpa adanya pemberitahuan Dinas Bina Marga terhadap Kelurahan Kibing.
http://www.detikinvestigasi.com/2017/10/di-duga-proyek-siluman-karena-kurangnya.html?m=1

Ivestigasi awak media ini dilokasi proyek, menemukan dua orang pejabat Dinas Bina Marga sedang meninjau pekerjaan kontraktor, jumat (3/10/2017) dan awak media ini mencoba mengkonfirmasi mengapa papan proyek tersebut tidak dipasang, dan berapa pagu proyek dan PT apa pelaksana proyek tersebut.

"Saya kurang paham dimana dipasang papan proyek ini, sepertinya proyek ini sama dengan yang dikerjakan PT. Karya Karisma yang dibelakang (belakang perumahan) model pekerjaan kita ini, seperti proyek ini di daerah sini (Tembesi Raya) nanti ada lagi di daerah sini juga, mungkin papan proyeknya dipasang disana (belakang perumahan) tetapi saya juga belum bisa juga saya pastikan nih, nanti saya tanyakan" ungkap pegawai Dinas Bina Marga yang mengaku bernama Aplus sepertinya tidak terarah penjelasannya.

Saat awak media ini menanyakan kepada Aplus, Apakah pekerjaan proyek ini ada pemberitahuan kepada Lurah setempat?, "Kalau saya menanggapinya pasti ada pemberitahuan kepada Lurah setempat dan juga pemberitahuan ke Kecamatan, pemberitahuan itu pasti, kalau Lurah mengatakan tidak ada pemberitahuan, mungkin Lurahnya lupa karena Lurahnya sibuk jadi tidak terpantau mana pakerjaan yang satu, karena banyak kegiatan kita ini, tidak semua terekam diotak dia (Lurah) mungkin Bapak bertanya dilapangan jadi tidak ingat, tapi kalau dilihat diberkasnya mungkin akan ketemu. Kalau bapak menanyakan berapa pagu proyeknya saya tidak mengerti, karena itu bukan wilayah saya, langsung saja tanyakan kepada Kurnia", ungkap Aplus.

Saat awak media ini konfirmasi konfirmasi Kurnia dilokasi yang sama, terkait berapa nilai pagu proyek dan mengapa tidak memasang papan proyek tersebut, "Saya sudah arahkan kepada kontraktor supaya dipasang papan proyek, mungkin kontraktornya lupa sehingga belum terpasang sampai sekarang, nanti akan saya sampaikan lagi kepada kontraktornya supaya dipasang papan proyek nya, karena ini bukan proyek siluman, ini PL (Penunjukan Langsung) anggarannya maksimal Rp. 200.000.000,- nanti pasti saya suruh dipasang, karena saya lupa anggaran pastinya, saya juga tidak tahu kalau proyek ini sudah dua kali diterbit beritanya, dan pekerjaan kita juga tidak mungkin mengurusin memasang papan proyek, nanti saya akan sampaikan kepada pak Komar (kontraktor) supaya kita berkawan saja.


Saat awak media mengambil foto kurniawan saat dikonfirmasi, Kurniawan sempat mencak - mencak dan mengajak awak media ini berkawan yang sebelumnya tidak pernah berantam, "Jangan foto - foto begitu, kita berkawanlah, kita ini tidak boleh keluarin stateman kepada wartawan untuk dipublikasikan, yang berhak memberikan stateman ini hanya Kepala Dinas, saya tidak bisa memberikan stateman yang resmi, nama abang siapa nanti akan saya sampaikan kepada Dohar Kabid Drainase dan Kepala Dinas Bina Marga" ungkap Kurnia.

Saat awak media ini konfirmasi terkait Drainase di belakang perumahan Tembesi Raya didepan Gereja, warga mengeluhkan, Drainase baru sekitar 2 bulan selesai dikerjakan, tetapi apabila hujan datang air tidak bisa mengalir dan menimbulkan perumahan banjir, dan batunya sudah banyak pencah dan pemasangan batunya tidak rapi.

"Begini bang, setiap pekerjaan disini ada-ada masa penyerahan, jadi apabila ada kerusakan itu wajib tanggung jawab kontraktor". Jelas Kurnia.

Sementara saat Romadon Lurah Kibing di konfirmasi hari itu juga di kantor Kecamatan Batu Aji menjelaskan, "menurut sepengetahuan saya proyek itu tidak ada pemberitahuan pada saya, tapi nanti saya pastikan dulu dan croscek surat masuk, biasanya sebelum proyek dikerjakan terlebih dahulu dipasang plang, misalnya dilaksanakan pembangunan gedung serba guna yang dikerjakan PT ini atau CV dan sebelum proyek dikerjakan papan proyek sudah dipasang terlebih dahulu.

Masih Lurah, biasanya kalau di Musrembang itu disampaikan kegiatan - kegiatan di tahun 2017 ini, kegiatan saluran misalnya, pembangunan gedung serba guna dari dinas Bina Marga, atau dari dinas perhubungan JPU, itu jelas semua dan kita pun tahu, jadi kalau Kurnia dari Dinas Bina Marga mengatakan ada menyurati kelurahan untuk pemberitahuan adanya pembangunan Drainase ini, kalau saya bilang tidak ada.

Saya ini hanya pejabat bawahan, semestinya ada pemberitahuan, kalau pemberitahuannya melalui Camat, Camat harus meneruskan pemberitahuan itu kepada Kelurahan, karena yang mengetahui wilayah adalah Lurah, dan apabila ada warga bertanya Lurah bisa menjawab. (JP/tim)
Reporter     : DetikIvestigasi.com
Editor          : red


Share on Google Plus

About Detik Investigasi

0 komentar:

Posting Komentar