detikinvestigasi.com

PT ATECH MELAKUKAN PHK SEPIHAK DAN PEMOTONGAN IURAN BPJS NAMUN TIDAK DISETORKAN

Batam - Detikinvestigasi.com
Salah seorang PT. ATECH ELECTRONICS INDONESIA, korban pemutusan hubungan kerja sepihak (PHK) berinisial R. Sinaga, mencoba mengungkap pemotongan iuran BPJS Ketenagakerjaan yang dipotong dari setiap karyawan namun tidak disetorkan oleh pihak perusahaan kepada BPJS.

Ketika tim media ini (AMJOI GROUP) mendatangi PT. ATECH ELECTRONICS INDONESIA namun salah seorang sekuriti perusahaan mengatakan "sudah janji atau belum dengan pimpinan kami, kalau belum ada janji tidak bisa ketemu" ungkapnya, masih kata dia "sebaiknya bapak telepon terlebih dahulu, jika tidak di tanggapi bapak hubungi aja dulu telepon kantor ini nomornya 0778462XXX..."ungkapnya.

Saya juga telah sampaikan kepihak management tetap tidak ada respon pak, kalau datang begini tidak ada janji terlebih dahulu perusahaan tidak akan pernah menanggapi ucap sekuriti tersebut.

Saat tim media mencoba menghubungi nomor telepon perusahaan, melalui pembicaraan mengatakan silahkan saudara hubungi Bapak Arbansyah, karena beliau lagi diproduksi, saya tidak tahu itu sebaiknya bapak harus berjanji terlebih dahulu dengan beliau jika mau ketemu.

Sudah ada whatsapp Pak Arbansyah kan, coba hubungi lagi beliau secara terus menerus, kalau masalah itu kan urusan HRD perusahaan dan di ruangan ini juga tidak ada orang. Percakapan Ibu Suja melalui telepon perusahaan.

Surya kepala cabang BPJS di Nagoya pada hari Rabu (11/10/2017), menjelaskan silahkan di informasikan datanya yang lengkap biar kami follow up ke Disnaker.

Masih kata dia, sebaiknya buat surat pengaduan dan laporkan ke Disnaker tembusan ke BPJS Batam Nagoya, kalau memang perusahaan terbukti melakukan pemotongan iuran BPJS Ketenagakerjaannya tapi tidak di setorkan ke BPJS itu termasuk pidana, dilaporkan saja ke polisi jelas Surya.

Jal Firman selaku pegawai Disnaker bidang pengawasan dan penindakan mengatakan silahkan yang bersangkutan datang ke kantor Disnaker untuk membuat laporannya ucapnya dengan tegas.
(JP/AMJOI GROUP) 
Share on Google Plus

About Detik Investigasi

0 komentar:

Posting Komentar