detikinvestigasi.com

FTZ SANGAT MENGUNTUNGKAN BAGI MAFIA BARANG ILEGAL DAN PEMILIK PELABUHAN.

Batam- Detik Investigasi.com
Terkait pemberantasan peyeludupan barang – barang illegal di Kota Batam khususnya pelabuhan di sekitaran Punggur ternyata pihak Bea dan Cukai Batam mengalami kendala karena tidak bisa bergerak begitu cepat dan harus menunggu waktu kian begitu lama.
Salah seorang pejabat Bea dan Cukai yang enggan di publikasikan nama nya menuturkan pada media ini, Kalau kapal tersebut dalam posisi masih sandar tidak bisa di tangkap begitu saja, karena Batam FTZ , ungkapnya.

“Tunggu aja keluar dari pelabuhan tersebut lalu di tangkap di laut” cetusnya.
Ternyata terkait pengelolaan di kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) serta pelabuhan bebas Batam membuat pelabuhan – pelabuhan tidak resmi/illegal leluasa melakukan aktifitas dari malam hingga subuh hari tanpa adanya pemeriksaan dan pengawasan dari pihak terkait sebelum barang tersebut tiba atau hendak mau di berangkatkan.

Dari pantauan dan investigasi awak media ini di pelabuhan Punggur dalam pada hari Senin (20/08/2018) sekitar pukul 22.00 Wib para pemilik barang terlihat gelisah karena adanya patroli yang di lakukan oleh pihak Bea & Cukai Batam di tengah laut.
“Kapal belum bisa di berangkat kan mas…karena pihak Bea & Cukai masih patroli di tengah laut ” kata salah seorang berinisial RY kepada awak media ini.
Dia menambahkan, kalau patroli masih ada terpaksa keberangkatan kapal akan di lakukan penundaan untuk sementara, menunggu situasi kondisif di tengah laut, ungkapnya pada awak media ini.
” Tetapi tidak mungkin petugas Bea & Cukai Batam bisa bertahan selama 24 jam di tengah laut, pasti mereka mau istirahat juga ” tutup nya.
(SS)
Share on Google Plus

About Detik Investigasi

0 komentar:

Posting Komentar