detikinvestigasi.com

PT PLN Batam: penerima 10% Kompensasi tidak perlu di publikasikan, Langsung di laporkan ke pihak terkait

Batam, Detikinvestigasi.com Keterbukaan informasi publik sesuai dengan amat Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 terkesan masih tertutup, pasal nya saat awak media ini mendatangi kantor PLN Batam tidak seorang pun pejabat/pegawai yang bersedia untuk di temui, Kamis (22/11/2018).

Sementara berdasarkan Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 38 Tahun 2015 Pasal 9
(1) PT.PLN Batam wajib memberikan pengurangan tagihan listrik kepada konsumen sebesar 10% (sepuluh persen) dari biaya beban atau rekening minimum dan diperhitungkan dalam tagihan bulan berikutnya.
(2) Realisasi tingkat mutu pelayanan melebihi 10% (sepuluh persen) di atas nilai tingkat mutu pelayanan yang di tetapkan, khususnya yang berkaitan dengan :
1. Lama gangguan;
2. Jumlah gangguan;
3. Kecepatan pelayanan perubahan daya tegangan rendah;
4. Kesalahan pembacaan kWh meter; dan
5. Waktu koreksi kesalahan rekening.
Maneger humas PLN Batam Bukti Panggabean melalui WhatsApp nya malah bertanya pada media ini, datanya untuk apa Bapak ?
“Oh…nggak perlulah dipublikasikan, namun tiap bulan sudah kami laporkan ke Pemprov” ujarnya.
Ketika awak media ini mempertanyakan, apakah ada larangan atau peraturan dari PT PLN Batam yang mengatur tidak boleh di publikasikan atau tidak boleh di ketahui umum ?
Bukti Panggabean kemudian menjawab, tidak ada dan kami sudah laporkan kepihak terkait, melalui pesan singkat dari WhatsAppnya.
“Ada yang di publikasikan ada yang juga tidak ” cetusnya.

SS (Amjoi group)
Share on Google Plus

About Detik Investigasi

0 komentar:

Posting Komentar