detikinvestigasi.com

DINAS KETENAGAKERJAAN KEPRI DAN IMIGRASI BATAM DATANGI PT SAN HAI PLASTIC TERKAIT TKA

Lokasi PT SAN HAI PLASTIC di daerah Tanjung Uncang / Detikinvestigasi.com

Batam, Detikinvestigasi.com Sejumlah karyawan terlihat kaget dengan kedatangan pegawai/pejabat Dinas Ketenagakerjaan Propinsi Kepulauan Riau dan petugas Imigrasi kelas I A Batam saat mengunjungi PT SAN HAI PLASTIC di daerah Tanjung Uncang yaitu salah satu perusahaan yang di duga sebagai tempat penampungan serta memproduksi plastic yang di datangkan dari luar negeri.

JALFRIMAN selaku Staf Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintahan Propinsi Kepulauan Riau saat di konfirmasi oleh awak media ini membenarkan hal itu, namun bukan untuk menangkap Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ada di PT SAN HAI PLASTIC.

JALFRIMAN mengatakan bahwa legalitas dokumennya lagi di urus, kawan memang ada kesana tapi dokumennya di lihat semua sudah ada. Dokumen ketenagakerjaannya sama dokumen keimigrasiannya ada, ungkapnya.

Dirinya menambahkan terkait jumlah TKA disana saya kurang tahu, karena yang turun bukan saya, saya hanya terima laporan saja, ujarnya.

Masih kata beliau, Yang penting kemarin Dana Pengembangan Keahlian dan Ketrampilan (DPKK) sudah mereka bayar.

“Anggota saya turun kelokasi PT SAN HAI PLASTIC bukanlah bersama petugas Imigrasi, tetapi hanya anggota kita saja”cetusnya.

Inikan praduga, makanya kita kroscek dokumennya, kalau ada kita lihat kekurangan kita sempurnakan, Data yang sudah saya terima kemarin saya tanya perkembangannya datanya sudah lengkap, kata Jalfriman.

Perlu kita pahami juga ada dua hal tentang ketenagakerjaan Asing sekarang di aturan yang baru klarifikasi tidak harus ada Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) makanya ada diaturan terbaru, jadi mereka ada yang menggunakan dalam rangka kunjungan pengusaha, tidak bekerja kemudian melihat momen itu mungkin berinvestasi di Batam atau sekedar melihat – lihat dan itu tidak perlu ada izin.

“Pemerintah telah memberikan kemudahan, jadi keberadaan orang asing itu dalam rangka monitoring, melihat produknya, bangunannya, Kalau TKA di pekerjakan sebagai operator Forklift itu tidak boleh, tapi kalau sekedar menggeser boleh “cetusnya.

Jadi aturan dinamika sekarang yang di pakai penggunaan TKA Permen 10 tahun 2018 di situ ada kriteria, misalnya Direktur Dan Komisaris di salah satu perusahaan tidak perlu pakai izin lagi, Ada perubahan – perubahan yang telah di perbaharui oleh pemerintah untuk di berikan kemudahan masuknya investasi, namun tetap kita awasi.

“Terkait legalitas PT SAN HAI PLASTIC tersebut, kemarin sudah saya suruh anggota saya minta kepada pengurusnya membayar RPKK dan terkait jumlah TKA yang saya dengar laporannya ada 7 (tujuh) orang, menurut informasi dari anggota saya ” ucap Jalfriman melalui ponsel genggam selulernya beberapa waktu yang lalu.

Sementara berdasarkan informasi yang di peroleh awak media ini dari salah seorang sumber yang terpercaya mengatakan, bahwa pada hari Rabu tanggal 26 Desember 2018 sekitar pukul 11.00 WIB petugas Imigrasi kembali mendatangi PT SAN HAI PLASTIC dan dalam waktu tidak begitu lama pegawai Imigrasi tersebut langsung meninggalkan lokasi perusahaan.

Hingga berita ini di terbitkan pihak PT SAN HAI PLASTIC belum bersedia di temui untuk di mintai keterangannya, bahkan salah seorang yang di ketahui sebagai kepercayaan/Staf di perusahaan tersebut bernama Budi saat di hubungi awak media ini melalui WhatsAppnya dengan Nomor 085387236…tidak ada jawaban, malah sebaliknya melakukan pemblokiran agar tidak dapat di hubungi lagi, tentu hal ini patut menjadi pertanyaan berapakah jumlah TKA yang sebenarnya di pekerjakan di dalam perusahaan tersebut ? (SS)
Amjoi group
Share on Google Plus

About Detik Investigasi

0 komentar:

Posting Komentar