LOGO

Aksi jambret yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia

Surabaya – Faisol alias Arifin bin Hori (36) warga Jalan Gubernur Suryo, Telogo Pojok, Gresik, harus mengerang kesakitan saat dikeler di halaman Mapolsek Benowo Surabaya.

Faisol dikeler petugas saat diadakan konferensi pers terkait kasus penjambretan yang dilakukannya hingga menyebabkan korban atas nama Nur Fitria warga Tambaklangon, Asemrowo, Surabaya meninggal dunia.

Dalam keterangan rilisnya, Kanit Reskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno Warsito menjelaskan kronologi pencurian dengan kekerasan (curas) yang mengakibatkan korban meninggal dunia itu bermula ketika pelaku Faisol merampas hp milik korban.

“Pelaku merampas hp milik korban yang berada di dashboard motor bagian depan, saat kendaraan korban sedang melaju di Jalan Raya Tambak Osowilangon pada Sabtu (22/2) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB,” terang Jumeno.


Mengetahui hp nya dirampas, korban korban yang saat itu berboncengan dengan Nur Fitria, berusaha mengejar dan menghentikan kendaraan pelaku dengan cara memotong laju kendaraan pelaku.

Namun nahas, motor pelaku menabrak roda bagian depan motor korban yang mengakibatkan korban terjatuh dan mengakibatkan korban atas nama Nur Fitria meninggal dunia,” jelas Jumeno, Senin (24/2).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui sudah enam kali menjalani hukuman atas kasus pencurian, perjudian, dan narkoba.

“Pelaku juga mengaku sebelum tertangkap, ia telah melakukan aksi jambret di daerah Romokalisari sebanyak dua kali pada Juni 2019, dan Januari 2020,” tutur Jumeno.


Saat ini pelaku beserta barang bukti hp korban dan motor pelaku yang sudah dibakar massa, diamankan di Mapolsek Benowo guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dan untuk pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan ancaman hukuman hingga Sembilan tahun penjara.

Son
Share on Google Plus

About Detik Investigasi

0 Comments:

Posting Komentar