DPR RI Komisi VI Hendrik Lewerissa Di Dampingi PJ Bupati Buru DR Jalaluddin Salampessy Membuka Sosialisasi Kebijakan  Perdagangan Luar Negeri DI Sowroom Hotel Kay Nawa

Detikinvestigasi.com.Buru.Maluku.
Anggota DPR RI Komisi VI Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku, Hendrik Lewerissa, SH,LL.M di dampingi Pejabat Bupati Kabupaten Buru, Dr Jalaluddin Salampessy, dengan resmi membuka kegiatan sosialisasi kebijakan perdagangan luar negeri di Sowroom Hotel Kay Nawa Kamis 3 November Tahun 2022.

Sosialisasi yang di gelar Kementrian Perdagangan melibatkan Panelis dari Kementrian Perdagangan diantaranya, Deniar Alfa Sagi – Redi Ferdinasyah, sementara Panelis dari Kabupaten Buru yakni, Kadis Disperindag, Sarfan Umasugi dan Kadis Pendapatan, Asis Tomia, Kegiatan itu dihadiri sejumlah unsur ASN, tokoh Agama, Adat, Pemuda dan tokoh masyarakat, UKM, LSM, OKP, dan Insan Pers serta sejumlah undangan lainnya di wilayah hukum Kabupaten Buru.

Anggota DPR RI Komisi VI Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku, Hendrik Lewerissa menyatakan, Kabupaten Buru dipimpin Pj Bupati membutuhkan dukungan dari masyarakat untuk dapat mengelola potensi sumber daya alam yang belum di kelola dengan baik demi generasi anak cucu.

“Saya berjanji, usai kegiatan akan bertemu dengan pak Mentri untuk menyampaikan aspirasi supaya pemerintah pusat dapat membantu potensi sumber daya alam yang ada di daerah ini, untuk segera dapat membangun inprastruktur yang berhubungan dengan SDA temasuk inprastruktur Pasar dan hari ini dilaksanakan sosialisi agar subtansi dan akan di jelaskan oleh pasilitator dari Kementrian Perdagangan termasuk pasilitator dari kabupaten Buru,” ucapnya.

Sementara itu pejabat Bupati Buru Mengatakan, Kegiatan yang berlangsung ini dinilai sangat luar biasa, yang mana kegiatan tersebut, dapat memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi di kawasan kabupaten buru, hal ini di buktikan saat ini kabupaten ini telah memliki beberapa komoditi ekpor diantaranya, Plaiwood, Ikan Tuna dan beberapa komoditi lainnya saat ini diperdagangkan antar pulau.
“Kami maupun para pemuda dapat memahami sungguh tetang pentingnya hasil komoditi yang di ekpor keluar daerah dan potensi SDA yang ada ini tidak boleh menetapkan disini, akan tetapi potensi yang ada di kabupaten Buru dapat dijual/ dipasarkan ke daerah lain, sehingga Pontensi yang ada ini dapat mengalir ke daeah lain,”Kata Bupati.

Dengan demikian Lanjut Salampessy, bila hasil komoditi sudah dikenal dimata masyarakat luas, tentuknya dapat menyerap tenaga kerja dan menambah nilai tambah yang beredar di kabupaten ini, dengan diikutinya para pemuda, pengusaha dan tokoh masyarakat itu bertanda bahwa, ruang kedepan akan tumbuh kembali usaha ekpor dari kabupaten ini” Kata Bupati Buru.

(Usman.T)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *